Lewati navigasi utama

Konferensi Remaja Distrik Surabaya

Konferensi Remaja Distrik Surabaya

Konferensi Remaja Distrik Surabaya 2017 diawali dengan setiap peserta memperkenalkan diri masing-masing dan Ice Breaking Games oleh Sister Jeany, sehingga mereka boleh saling mengenal dan membuat pertemanan baru dengan para remaja dari cabang lain.

Setelahnya kegiatan dilanjutkan dengan masuk ke sesi rohani, membahas tema Konferensi Remaja 2017 yaitu : “ASK” (yang dalam bahasa Indonesia berarti “meminta/bertanya” dengan maksud meminta dalam iman kepada Allah) yang diambil dari Yakobus 1 : 5-6. Pembahasan tema ini dipandu oleh Sister Christin Prayitno Silalahi, sebagai Penasihat 1 Remaja Putri Distrik Surabaya. Para remaja masing-masing diminta untuk menuliskan 1 pertanyaan seputar masalah remaja dan akan didiskusikan pada sesi penutupan esok hari. Berikutnya dilanjutkan dengan pesan-pesan dari Presiden Dwinarko, Presiden Remaja Putra Distrik Surabaya, dan Sister Genesee Sunglao sebagai Presiden Remaja Putri Distrik Surabaya.  Dilanjutkan dengan pisah kelas, Remaja Putra membahas buku “Tugas Kepada Allah” dan Remaja putri membahas buku “Kemajuan Pribadi”.

Kegiatan selanjutnya adalah permainan dari Elder dan Sister Stelee bersama keluarganya yang kebetulan sedang berkunjung ke Indonesia. Beberapa permainan mereka adakan, seperti menyusun gelas-gelas plastik, memakan biskuit tanpa tangan, lempar tangkap pensil, memindahkan air dengan spons, dan itu membuat para remaja sangat bersemangat.

Konferensi ini menjadi lebih istimewa dengan kehadiran tamu istimewa yaitu Presiden Rowley selaku Presiden Misi di Indonesia yang membagikan pesan serta motivasi mengenai pekerjaan misi. Presiden Hadi Sutanto selaku Presiden Distrik Surabaya juga membagikan pesan mengenai menggunakan gawai dan membagi waktu dengan bijaksana. Kemudian dilanjutkan dengan kesaksian serta motivasi dari Sister Aniela Santoso yang baru saja menyelesaikan misinya di Amerika.

Setelah mendapatkan siraman rohani dan motivasi yang luar biasa, kegiatan selanjutnya adalah penampilan drama dari masing-masing kelompok, ada yang menampilkan kisah Abinadi, Alma yang Muda, Nefi dan saudara-saudaranya yang mengambil lemping-lemping dari Laban, dan lain-lain. Setelah penampilan kelompok, dilanjutkan dengan pertunjukan bakat per cabang. Ada tarian traditional, menyanyi bersama, dll.

Pagi yang menyejukkan para peserta siap mengawali hari kedua konferensi dengan olahraga senam pagi yang pimpin oleh Sister Hari, Penasihat 2 Remaja Putri dari cabang Malang. Seusai sarapan, mereka semakin bersemangat dengan permainan yang diberikan oleh Sister Genesee Sunglao. Permainan mengapit balon ini membutuhkan kekompakan dan kerjasama dalam setiap kelompok. Selanjutnya para remaja menikmati kebersamaan dengan berenang dan memasak bersama untuk makan siang, menu kali ini adalah masakan khas Filipina yaitu Adobo oleh Sister Genesee Sunglao.

Sesi penutupan pun dimulai, sesi ini berlangsung dengan khidmat dan hangat karena para remaja sudah semakin akrab dari satu dengan yang lain. Tanya-jawab seputar masalah remaja yang sudah ditulis para peserta kemarin dibahas bersama para presidensi Remaja dan Distrik yang membantu para remaja untuk kembali memperkuat iman dengan berfokus serta selalu meminta dengan iman kepada Allah dan berusaha mencari solusi yang sesuai dengan kehendak Allah dalam setiap tantangan yang mereka hadapi.

Konferensi Remaja Distrik Surabaya 2017 yang diikuti oleh sekitar 50 orang peserta dan panitia ini telah berakhir. Para peserta kembali ke kota masing-masing dengan perasaan sukacita dan sekali lagi mereka dapat merasakan kasih Allah dan meminta bimbingan-Nya dalam kehidupan mereka sesuai dengan Tema yang diambil dalam Yakobus 1 : 5-6.