Lewati navigasi utama

Air Bersih Untuk Srumbung

Air Bersih Untuk Srumbung

Mengambil tempat di kompleks Kantor Kelurahan Desa Srumbung, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Gereja bekerja sama dengan Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Magelang menyerahkan Proyek Air Bersih kepada masyarakat di wilayah ini, Senin, 10 Juli 2013. Proyek kemanusiaan yang dimulai sejak 7 bulan lalu ini telah memulihkan kembali jaringan air bersih yang hancur akibat erupsi Merapi. Tidak kurang dari 20 dusun atau 10.000 jiwa telah memperoleh asupan air bersih ke rumah-rumah mereka. Rasa syukur dan terima kasih warga pedesaan ini diwujudkan dalam bentuk pawai budaya untuk menyambut kehadiran pejabat Bupati Magelang beserta jajaran masing-masing dan perwakilan Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir. Sekitar 2.000 warga setempat menghadiri acara serah-terima ini.

Habibulah, Ketua GP Ansor Kabupaten Magelang dalam sambutannya selaku ketua panitia serah terima ini kembali mengulang pernyataan sebelumnya bahwa bencana Merapi tidak mengenal suku, ras, dan agama maupun keyakinan. “... Itu sebabnya sejak awal Gerakan Pemuda Ansor menjalin kerjasama dengan siapapun dalam menanggulangi bencana ini termasuk dengan Gereja Mormon [Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir]…. Namun air ini bukanlah air Kristen atau air Islam melainkan air kita bersama” tuturnya.

Budi Susanto dan Joshua Subandriyo selaku perwakilan dari Gereja diminta berbicara serta menyerahkan proyek secara simbolis kepada GP Ansor dan pejabat pemerintahan desa yang mewakili warga setempat, mereka sama-sama menekankan indahnya persahabatan dan kerjasama. Kedua pimpinan Gereja ini mengimbau warga penerima manfaat  untuk merawat fasilitas air bersih ini sebaik-baiknya agar bisa bertahan hingga ke generasi berikutnya.

Bupati Magelang, Ir. Singgih Sanyoto sebagai pembicara terakhir, menyatakan bahwa bantuan dari Gereja ini sangat berharga dan patut disyukuri. “Terima kasih kepada  Gereja yang sangat peduli terhadap warga desa  kami yang tertimpa bencana Merapi. Pesan saya kepada warga, jangan hanya pandai membangun tetapi pandai-pandailah juga merawatnya” ujarnya mengakhiri sambutan.

Acara serah-terima diakhiri dengan upacara simbolis pembukaan air kran oleh Bupati Magelang dengan didampingi unsur Muspika setempat, perwakilan Gereja dan  GP Ansor beserta jajarannya, serta disaksikan wartawan dari berbagai media serta masyarakat setempat.