Bersiap untuk Melayani Misi 

    “Keputusan untuk melayani misi akan membentuk takdir rohani dari misionaris tersebut, pasangannya, dan anak-anaknya untuk generasi-generasi mendatang. Hasrat untuk melayani adalah hasil akhir alami dari keinsafan, kelayakan, dan persiapan seseorang.”

    Penatua David F. Evans dari Tujuh Puluh
    Penatua David F. Evans dari Tujuh Puluh - Penasihat Pertama dalam Presidensi Area Asia

    Di setiap negara di Asia, kami memerlukan lebih banyak misionaris, dan misionaris yang dipersiapkan dengan lebih baik. Dengan pertumbuhan Gereja di seluruh dunia, terutama di Asia, sebagian besar misionaris ini perlu berasal dari setiap negara di Asia. Mereka datang dari para remaja yang matang dalam Injil, dan dari mereka yang sudah berusia misionais—18–25 tahun. Dengan miliaran orang di Asia, kekuatan utama misi memerlukan transisi dari misionaris yang berasal dari Amerika Utara dan negara-negara lain di luar Asia ke misionaris yang berasal sebagian besar dari Asia. Sebagaimana para nabi telah meramalkan, kita semua perlu bekerja ke arah gol untuk menjadi pertama-tama benar-benar mandiri dalam menyediakan misionaris dan kemudian berkontribusi pada kebutuhan dari negara-negara lain.

    Tetapi, bukan saja jumlah misionaris dari Asia yang perlu ditingkatkan. Tuhan juga memerlukan misionaris yang lebih siap. Presiden Nelson telah berkata, “Presiden Monson menyatakan ‘bahwa setiap remaja putra yang layak hendaknya bersiap untuk melayani misi. Pelayanan misionaris adalah tugas keimamatan─kewajiban yang Tuhan harapkan dari kita yang telah diberi begitu banyak.’ Sekali lagi dia menjelaskan bahwa untuk para sister muda, misi adalah opsi yang baik namun bukan sebuah tanggung jawab .…

    “Persiapan untuk misi adalah penting. Misi adalah tindakan pelayanan sukarela bagi Allah dan umat manusia. Misionaris menyokong kesempatan istimewa itu dengan tabungan pribadi mereka. Orangtua, keluarga, teman, dan donatur untuk Dana Misionaris Umum mungkin juga membantu. Semua misionaris, yang lebih muda dan yang lebih tua, melayani dengan harapan tunggal menjadikan hidup lebih baik bagi orang lain.

    “Keputusan untuk melayani misi akan membentuk takdir rohani dari misionaris tersebut, pasangannya, dan anak-anaknya untuk generasi-generasi mendatang. Hasrat untuk melayani adalah hasil akhir alami dari keinsafan, kelayakan, dan persiapan seseorang.”1

    Keinsafan datang melalui menjalankan Injil dan berusaha untuk menerima kesaksian rohani akan kebenaran dari Injil Yesus Kristus. Alma meminta mereka yang mencari kesaksian rohani semacam itu untuk melakukan “percobaan”2 terhadap perkataan tersebut, untuk tidak menolak Roh Tuhan dan mulai untuk menerima kesaksian akan kebenaran Injil ini. Tentu saja, cara seseorang melakukan “percobaan” terhadap perkataan tersebut adalah dengan menjalankan Injil dan mematuhi perintah-perintah. Kita melakukan “percobaan” dengan menghadiri pertemuan sakramen setiap minggu, mematuhi Firman Kebijaksanaan, membayar persepuluhan kita, bertobat, mengambil sakramen dengan layak, menghindari pornografi dan mematuhi hukum kesucian, membaca Kitab Mormon setiap hari dan berdoa untuk mengetahui bahwa itu benar, dan bersikap sopan terhadap anggota keluarga kita dan orang lain. Selain membaca Kitab Mormon, seseorang hendaknya mulai menelaah Mengkhotbahkan InjilKu.

    Ketika kita melakukan hal-hal ini, kita menjadi bersih dan layak, menerima kesaksian bahwa Kitab Mormon adalah benar, bahwa Gereja-Nya telah dipulihkan dan kita dipimpin oleh seorang nabi Allah yang hidup. Bukan ini saja, tetapi hasrat kita untuk membagikan Injil akan meningkat dan ini akan mendatangkan sukacita yang besar bagi kita.

    Persiapan terbaik untuk pelayanan misi adalah mendapatkan kesaksian akan kebenaran Kitab Mormon dan mematuhi perintah-perintah. Selain itu, seseorang hendaknya bekerja dan menabung untuk biaya misi. Uskup atau Presiden Cabang Anda dapat membantu Anda mengetahui jumlah uang yang perlu Anda tabung dan bantuan apa yang disediakan Dana Misionaris Umum. Tetapi, mohon ketahui bahwa setelah Anda membuat upaya dan pengurbanan yang pantas, ada bantuan keuangan yang tersedia dan bahwa Tuhan dan Nabi-Nya ingin Anda melayani.

    Baru-baru ini, Presidensi Utama memberikan sebuah daftar pertanyaan standar yang diajukan oleh Uskup atau Presiden Cabang sebelum Anda di rekomendasikan untuk melayani. Anda hendaknya merasa leluasa untuk mendapatkan salinan dari pertanyaan itu dan meninjaunya sebelum wawancara Anda. Jika terdapat bidang-bidang di mana Anda perlu bertobat atau memperbaiki, mohon lakukan itu sebelum Anda melayani.

    Presidensi Area Asia mengundang semua remaja putra dan dewasa lajang muda pria untuk berbicara dengan Uskup atau Presiden Cabang mereka mengenai melayani misi. Kami ingin Anda untuk melayani. Jika Anda saat ini tidak layak, bertobatlah dan jadilah layak. Tuhan memerlukan Anda untuk melayani. Kami memberikan undangan yang sama kepada setiap remaja putri dan dewasa lajang muda wanita yang berhasrat untuk melayani agar mempertimbangkan pelayanan misionaris. Kami menyatakan kasih kami kepada Anda dan harapan kami bahwa kami akan berjumpa di misi Anda. Kami bersaksi bahwa pelayanan misi akan mendatangkan sukacita besar dan akan “membentuk takdir rohani dari misionaris tersebut, pasangannya, dan keturunan mereka untuk generasi-generasi mendatang.”3■

    Judul halaman: Penatua David F. Evans

    ______________________________________

    CATATAN:

    1. Presiden Russell M. Nelson, “Ask the missionaries! They can help you!” Ensign, Oktober 2012

    2. Alma 32:26–43

    3. Presiden Russell M. Nelson, “Ask the missionaries! They can help you!” Ensign, Oktober 2012