Lewati navigasi utama

Pemerkayaan Lembaga Pertolongan Pasak Jakarta

Pemerkayaan Lembaga Pertolongan Pasak Jakarta

Sister Titik Sugiyanto membuka pertemuan dengan pernyataan: “Sudah tiga tahun kita mengisi pertemuan pemerkayaan pasak dengan latihan keterampilan. Kali ini berbeda, kita akan belajar tentang memelihara kesehatan yang akan dibawakan oleh Bapak Hendry Priadi, seorang ahli gizi.”

Dalam mengawali pembicaraannya Bapak Hendry Priadi mengatakan: “Semua orang  pasti bermimpi untuk menjadi kaya, bahagia bersama anak-anak dan pasangan kita, pelesir keluar negeri dan sebagainya. Namun tanpa kesehatan, semua itu tidak ada artinya. Karena  kesehatan di atas segalanya.”

Bapak Hendry mengupas banyak hal tentang penyakit yang banyak menghinggapi orang-orang modern saat ini. Seperti penyakit degeneratif, yaitu stroke, jantung, dan kanker. Menurut riset yang dilakukan oleh berbagai lembaga riset, penyebabnya antara lain karena daya tahan tubuh yang menurun.

Mengapa daya tahan tubuh kita saat ini mudah menurun? Karena racun-racun memasuki tubuh kita, yang disebabkan oleh pencemaran udara, pencemaran lingkungan, kurang olahraga dan makanan yang tercemar. Misalnya hewan ternak yang diberi pakan yang dicampur dengan antibiotik supaya tidak berjamur, itu membuat kita menjadi kebal terhadap antibiotik.  Ayam misalnya, supaya cepat besar dan gemuk disuntik hormon, yang memicu penyakit kista atau kanker.

Untuk mengatasi hal-hal tersebut di atas, dengan alat-alat peraga yang menarik, Bapak Hendry memberikan beberapa tips di antaranya sebagai berikut:

  1. Batasi gaya hidup yang konsumtif.
  2. Atur makanan kita yang seimbang dengan aktivitas kita.
  3. Pilih mengonsumsi makanan yang tidak berlemak, misalnya ikan laut dalam, seperti tuna, cakalang, ikan salmon.
  4. Membatasi asupan makanan yang mengandung kolesterol. Turunkan kadar kolesterol di dalam tubuh kita sampai di bawah 250.
  5. Mengonsumsi makanan karbohidrat yang kompleks. Mempertahankan konsumsi protein tingkat sedang.
  6. Batasi mengonsumsi gula pasir dalam minuman kemasan, misalnya minuman ringan.
  7. Meningkatkan konsumsi makanan nabati, misalnya buah-buahan dan sayur-sayuran.
  8. Perbanyak makanan segar yang diolah sendiri. Hindari makanan kemasan seperti mi instan, ikan kalengan, karena mengandung bahan-bahan pengawet.
  9. Cara makan yang baik dengan mengunyah makanan lebih lama. Idealnya 32 kali.
  10. Setiap hari buang air besar yang bermutu bagus, misalnya bentuk yang bulat memanjang, warna kuning cerah dan tidak langsung terbenam di dalam air. Yang langsung terbenam mengandung banyak kolesterol.
  11. Membatasi masakan garam dapur, kurang dari 5 gram per hari. Makanan yang banyak mengandung garam dapur di antaranya: bakso, hamburger, pizza, cheeseburger, dan sebagainya.
  12. Berolahraga secara rutin.

Di dalam tubuh kita ada jutaan bakteri. Setiap hari kita bertarung dengan bakteri-bakteri tersebut. Kalau daya tahan kita menurun, kita menjadi sakit. Oleh karena itu, kita harus memelihara daya tahan kita dengan cara-cara yang tersebut di atas supaya kita tidak jatuh sakit.

Acara diakhiri dengan sesi tanya-jawab. Saya sungguh-sungguh berterima kasih untuk acara ini, karena banyak menjawab pertanyaan yang telah lama mengisi benak saya.

Terima kasih, Lembaga Pertolongan Pasak!