Lewati navigasi utama

Pengasuhan Anak Dan Kekuatan Keluarga

Pengasuhan Anak Dan Kekuatan Keluarga

Di tengah kemerosotan moral dan tergerusnya nilai-nilai keluarga yang melanda hampir di seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia, Brother Richard dan Sister Lynda Eyre menghembuskan angin segar melalui seminar ini. Mereka membagikan pengalaman membesarkan sembilan anak mereka tanpa bantuan orang lain. Untuk memperkuat keluarga ada tiga hal penting yang harus dilakukan:

  1. Memperbarui komitmen untuk memprioritaskan keluarga. Gunakan waktu untuk mengurus anak-anak  sebaik-baiknya selagi mereka kecil, karena ada saatnya mereka akan pergi dari rumah. Ayah dan ibu bertanggungjawab untuk hal itu.
  2. Budaya keluarga. Orang tua hendaknya menciptakan budaya atau tradisi keluarga, misalnya setiap hari Jumat makan malam di luar rumah. Brother Eyre memberi contoh tradisi keluarga yang sederhana tetapi dapat dikenang anak-anak sampai mereka dewasa, yaitu merayakan hari ulang tahunnya yang jatuh pada musim gugur dengan bergembira mereka meloncat-loncat di atas tumpukan daun yang beguguran .
  3. Komunikasi yang terus menerus. Salah satu caranya ialah menelusuri sejarah keluarga bersama-sama akan menolong kita memelihara komunikasi keluarga. Dengan menemukan hal-hal yang membanggakan  yang dimiliki leluhur kita akan mempererat hubungan keluarga dan memiliki rasa hormat kepada leluhur kita.

Acara ini dapat terselenggara berkat kerjasama Gereja dengan Sekolah Tinggi Teologia (STT), bertempat di aula STT,  Jl. Proklamasi No.27 Jakarta Pusat. Dalam sambutannya Bapak Joas Adi Prasetyo, Direktur STT,  mengucapkan rasa terima kasihnya untuk kerjasama yang baik dengan Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir yang telah terjalin selama 5 tahun. Seminar ini dihadiri kira-kira 60 mahasiswa STT dan sejumlah anggota Gereja serta misionaris. Presiden Djarot Subiantoro dalam sambutannya mengucapkan terimakasih karena dapat “menyabot” Brother dan Sister Eyre yang sedang berlibur di Bali bersama semua anak, menantu dan cucu-cucu mereka.

Profil

Brother Richard Eyre adalah seorang motivator profesional. Dia telah menulis 48 buku best seller dan telah mengunjungi 45 negara. Mereka sangat mencintai dan mengagumi Negara Indonesia dan budayanya. Mereka telah membangun sebuah rumah dengan arsitektur “Joglo” (rumah tradisional Jawa). Kunjungan ke Bali kali ini untuk yang ketiga kalinya.