Lewati navigasi utama

Selalu Memiliki Rekomendasi Bait Suci

Penatua Djarot Subiantoro

Istri saya dan saya sedang berjalan-jalan pagi ketika dia tiba-tiba mengingatkan saya bahwa telah sekitar 40 tahun sejak kami berdua memasuki masa dewasa. Untuk lebih lanjut memaparkan pentingnya “40 tahun” istri saya menyinggung bagaimana orang-orang Israel menghabiskan waktu selama 40 tahun dalam perjalanan mereka dari Mesir ke Tanah Terjanjikan. Juga diperlukan 40 tahun bagi para pionir kita untuk membangun Bait Suci Salt Lake City.

Kita mungkin tidak berjalan melewati padang belantara seperti orang-orang Israel, atau membangun bait suci dengan tangan seperti para pionir, tetapi kita semua mengalami perjalanan hidup pribadi kita sendiri. Seperti para pendahulu kita, kita tidak hanya mengalami sukacita dan kebahagiaan, namun juga kesulitan, godaan, dan kesengsaraan sewaktu kita mencoba untuk mencapai gol akhir kita. Kita bersyukur untuk tata cara bait suci yang menolong kita menjaga perspektif kekal di sepanjang perjalanan kita dan untuk rekomendasi bait suci yang menjaga kita di jalan yang sesak dan sempit, bahkan ketika perjalanan tampak panjang.

Di antara banyak golongan agama dan gereja yang ada saat ini, Orang-Orang Suci Zaman Akhir dibedakan sebagai para pembangun bait suci.

Presiden Howard W. Hunter menuturkan, “Adalah Tuhan Sendiri yang, dalam wahyu-Nya kepada kita, telah menjadikan bait suci simbol agung bagi anggota Gereja.”1

“Aturlah dirimu; persiapkanlah setiap hal yang dibutuhkan; dan tegakkanlah sebuah rumah, bahkan rumah doa, rumah puasa, rumah iman, rumah pembelajaran, rumah kemuliaan, rumah ketertiban, rumah Allah.”2

Tuhan telah memerintahkan kita untuk menjadikan bait suci pusat dari kehidupan kita, yang sebagai gantinya mewajibkan kita untuk senantiasa memiliki rekomendasi bait suci terkini.

Zaman dahulu, Nabi Yehezkiel menyatakan, “Oleh sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: Tidak seorang pun dari orang-orang asing yang hatinya dan dagingnya tidak bersunat, boleh masuk dalam tempat kudus-Ku …”3 Demikian juga, Nabi Joseph Smith berdoa, “Dan agar tidak ada sesuatu yang tidak bersih akan diizinkan untuk datang ke dalam rumah-Mu untuk mencemarinya.”4

Rekomendasi bait suci bukan sekadar secarik kertas, itu mencerminkan kesediaan dan kelayakan kita untuk menerima berkat-berkat Bait Suci.

Presiden Gordon B. Hinckley menguraikan, “Dokumen kecil ini, sederhana dalam penampilannya, menyatakan bahwa pemegangnya telah memenuhi persyaratan tertentu yang tepat dan menuntut serta memenuhi syarat untuk memasuki Rumah Tuhan dan berperan serta dalam tata cara paling sakral yang dilaksanakan di mana pun di bumi. Betapa rekomendasi bait suci adalah hal yang unik dan luar biasa.”5

“Akanlah berkenan bagi Tuhan jika setiap anggota dewasa menjadi layak akan, dan membawa, rekomendasi bait suci terkini. Hal-hal yang harus dan tidak boleh kita lakukan untuk menjadi layak akan rekomendasi bait suci adalah hal-hal yang memastikan kita akan bahagia sebagai individu dan keluarga.”6

Kunci untuk membuka berkat-besar besar yang datang dari pelayanan bait suci adalah rekomendasi bait suci. Wawancara rekomendasi bait suci diadakan oleh para pemimpin gerejawi setempat untuk menentukan kelayakan kita, dan pertanyaan-pertanyaannya mencakup apakah:

  •  Kita memiliki iman kepada dan kesaksian tentang Allah Bapa yang Kekal; Putra-Nya, Yesus Kristus; dan Roh Kudus;
  • Kita bersaksi tentang pemulihan Injil melalui Gereja;
  • kita mendukung para pembesar umum Gereja: Presidensi Utama dan Dua Belas Rasul;
  • kita mematuhi perintah-perintah dan hukum-hukum Allah;
  • kita bertobat dari dosa-dosa kita dan layak untuk memasuki rumah Tuhan serta berperan serta dalam tata cara-tata cara bait suci.

 

Jika kita berupaya untuk menjadi teguh dan setia pada asas-asas Injil, maka kita akan selalu menjadi layak akan bait suci, dan Tuhan serta bait suci kudus-Nya akan menjadi simbol agung dari kemuridan kita.

Apa artinya untuk selalu memiliki rekomendasi bait suci? Memiliki rekomendasi bait suci adalah indikasi baik dari kelayakan kita untuk kemuliaan selestial. Tidak peduli di mana pun kita berada, kita perlu memprioritaskan memiliki rekomendasi bait suci terkini dan menjadikan bait suci simbol dari keanggotaan kita dalam Gereja. Jika kita berupaya untuk menjaga rekomendasi kita terkini dan menjalankan Injil hingga pada kegenapannya melalui iman, pertobatan, dan pembaruan perjanjian di sepanjang kehidupan kita, kita akan memenuhi syarat bagi kehidupan kekal.

Semoga Tuhan memberkati kita agar kita dapat dengan kukuh bertekad menjadi layak akan bait suci. Ini adalah pekerjaan Tuhan. Dia hidup. Allah adalah Bapa Kekal kita, dan Yesus Kristus adalah Juruselamat serta Penebus. ■

______________________________________

CATATAN:

[1] Howard W. Hunter “Exceeding Great and Precious Promises”, Ensign, November 1994

2 Ajaran dan Perjanjian 88:119

3 Yehezkiel 44:9

4 Ajaran dan Perjanjian 109:20

5 Gordon B. Hinckley, “Keeping the Temple Holy”, Ensign, Mei 1990

6 Howard W. Hunter “Exceeding Great and Precious Promises”, Ensign, November 1994